5 Phobia ini bikin pengidapnya susah keluar rumah

Phobia atau fobia selalu didefinisikan sebagai rasa takut yang berlebihan terhadap suatu hal atau kejadian. Bagi pengidapnya, phobia sangatlah merepotkan bahkan bisa menghambat kehidupan. Tapi sering kali bagi mereka yang normal, ketakutan si pengidap phobia sering tidak dimengerti.

Jenis-jenis phobia ada beragam, ada yang bisa membuat pengidapnya tidak bisa bergaul karena takut untuk beranjak keluar rumah. Jenis phobia seperti apakah itu?

1. Heliophobia

Adalah ketakutan terhadap matahari, sinar matahari atau cahaya terang lainnya. Mereka yang mengidap phobia ini biasanya pernah mengalami pengalaman traumatis seperti sunburn (luka bakar akibat sengatan matahari).

heliophobia
Heliophobia via majalahouch.com

Ketika phobia jenis ini sudah parah, pengidap biasanya lebih memilih untuk diam dan melakukan kegiatan di rumah. Sayangnya, pengidap phobia ini terlalu rentan kekurangan vitamin D hingga mengidap depresi karena terasing dari orang lain.

2. Agyrophobia

Bagi pengidap agyrophobia, menyeberang di jalan yang ramai adalah hal yang paling menakutkan. Berada di jalanan yang sibuk akan sangat membuat mereka merasa tersiksa, padahal tidak ada ancaman yang berarti alias jalanan dalam kondisi aman.

Agyrophobia
Agyrophobia via triphobo.com

Pengidap agyrophobia yakin bahwa mereka akan tertabrak hingga mati oleh kendaraan yang lewat ketika menyeberang. Bahkan, jika sudah pada tahap ekstrim, pengidap akan takut setengah mati ketika seseorang menyebut nama jalanan tertentu. Walau begitu, pengidap agyrophobia masih memungkinkan mereka untuk berkendara.

3. Mysophobia

Merupakan phobia di mana pengidap akan sangat ketakukan terkontaminasi kotoran dan kuman. Mereka akan sangat takut melihat atau mengalami sesuatu yang kotor. Karena itu mereka biasanya sering mencuci tangan atau menyemprotkan cairan anti kuman saat melakukan apapun. Dalam kondisi ekstrim, pengidap akan menghindari kontak dengan apapun. Mereka akan membersihkan satu benda hingga bersih secara terus menerus.

Mysophobia
Mysophobia via flickriver.com

Istilah ini diciptakan oleh Dr. William Alexander Hammond pada 1879 setelah menangani sebuah kasus OCD (obsessive-compulsive disorder) pada pasien wanita yang intens mencuci tangannya.

4. Anthropophobia

Ini adalah bentuk ekstrim dari rasa malu. Mereka yang mengalami anthropophobia takut berhadapan dengan manusia, padahal dirinya sendiri juga manusia. Biasanya mereka akan mengalami ketakutan dan cemas ketika berhadapan dengan banyak orang.

Anthropophobia
Anthropophobia via fearsandphobias-network.tumblr.com

Walau ada juga pengidap yang bahkan tidak bisa berhadapan dengan satu orang. Pengidap Anthropophobia bahkan tidak bisa melakukan kontak mata dengan orang lain, dan selalu merasa dirinya diawasi oleh orang lain.

5. Anemophobia

Juga disebut sebagai Ancraophobia, ini adalah ketakutan ekstrim terhadap angin atau aliran udara. Walau mereka tetap menghirup udara alias bernafas, namun pengidap anemophobia selalu memiliki pikiran bahwa mereka bisa terluka bahkan terbunuh karena angin.

Ancraophobia
Pakai masker via telegraph.co.uk

Tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa phobia ini bawaan lahir. Umumnya hanya terjadi karena trauma psikologis yang berhubungan dengan angin.

6. Panophobia

Atau disebut juga sebagai panphobia, omniphobia dan pantophobia adalah sebuah ketakutan berlebihan terhadap sesuatu yang tidak diketahui. Sederhananya, pengidap panophobia selalu takut dengan apapun.

panophobia
Panophobia via therichest.com

Tidak ada bukti bahwa panophobia adalah bawaan lahir, hanya saja otak pengidap phobia ini terbiasa untuk takut pada hal-hal negatif atau yang terkategori sebagai hal berbahaya. Penyebab panophobia juga sulit untuk dilacak sebab pengidapnya sendiri tidak bisa ingat bagaimana hal ini bermula.

Rasa takut atau phobia terhadap sesuatu secara ekstrim memang sulit untuk dipahami. Hanya saja ini jelas ada dan dialami oleh beberapa orang. Dan lagi untuk pengidapnya, ketakutan ini pasti sangat merepotkan hingga keluar rumah saja bisa jadi kegiatan yang kalau nggak perlu-perlu amat, mending di rumah saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *